Dari Limbah Jadi Manfaat, Peternak Binaan BAZNAS Optimalkan Mesin Pakan
Peternak binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Balai Ternak Majene mengoptimalkan penggunaan mesin pencacah pakan untuk mengurangi limbah sisa hijauan sekaligus meningkatkan efisiensi dan produktivitas ternak.
Optimalisasi mesin pencacah pakan (chopper) ini dilakukan oleh Kelompok Bunga Pala yang berlokasi di Kelurahan Tande, Lingkungan Limboro Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Langkah tersebut menjadi solusi atas permasalahan sisa pakan yang selama ini berpotensi menumpuk dan mencemari lingkungan sekitar kandang.
Berdasarkan hasil monitoring pendamping pada Senin (13/1/2026), pemanfaatan mesin pencacah terbukti mampu menekan volume limbah organik peternakan. Seluruh bagian tanaman pakan, termasuk batang yang keras, dapat diolah menjadi potongan kecil sehingga tidak terbuang percuma.
Penggunaan chopper juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pakan. Pakan yang tercacah halus membuat ternak tidak lagi memilih makanan, sehingga asupan nutrisi dapat terserap secara optimal dan membantu menjaga kesehatan pencernaan ternak.
Dari sisi peternak, teknologi ini memberikan efisiensi kerja karena proses pemberian pakan menjadi lebih cepat dan hemat tenaga. Selain itu, pakan hasil cacahan juga memudahkan peternak dalam mengolah pakan fermentasi atau silase sebagai cadangan pakan jangka panjang.
“Mesin pencacah pakan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas ternak, tetapi juga menjadi upaya nyata peternak binaan BAZNAS dalam mengurangi limbah dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar pendamping Balai Ternak Majene.
Melalui program Balai Ternak BAZNAS, peternak didorong untuk menerapkan manajemen pakan yang lebih modern, higienis, dan berkelanjutan.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us