Petani BAZNAS di Purbalingga Berhasil Kembangkan Budidaya Timun Baby
Taro, petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berhasil mengembangkan budidaya timun baby di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Keberhasilan ini didukung penerapan teknik monokultur, pemupukan organik, serta penggunaan mulsa dan ajir untuk menjaga kualitas tanaman.
Dalam praktiknya, teknik monokultur membantu tanaman tumbuh lebih optimal, sementara pupuk organik menjaga kesuburan tanah. Penggunaan mulsa dilakukan untuk mempertahankan kelembapan dan menekan gulma, sedangkan ajir berfungsi menopang tanaman agar tetap tegak dan tidak mudah rusak.
Perawatan dilakukan secara intensif melalui penyiraman rutin, penyulaman, dan pemupukan berkala. Hal ini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan hasil panen.
Hasilnya, produksi timun baby meningkat dengan kualitas yang lebih baik dan seragam. Kondisi ini berdampak pada peningkatan pendapatan petani serta mendukung ketahanan pangan lokal.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us