Pra Rakornas, BAZNAS Optimalkan Strategi Pengumpulan untuk Perluas Manfaat ZIS

Pra Rakornas, BAZNAS Optimalkan Strategi Pengumpulan untuk Perluas Manfaat ZIS. (Dok. BAZNAS RI)

Pra Rakornas, BAZNAS Optimalkan Strategi Pengumpulan untuk Perluas Manfaat ZIS

10/09/2026 | Humas BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mengoptimalkan strategi dan target pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) nasional guna memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia.

Langkah tersebut dibahas dalam agenda Pra Rakornas BAZNAS bertajuk "Target dan Strategi Pengumpulan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kab/Kota" yang berlangsung secara daring, Selasa (8/9/2026).

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. yang membuka acara tersebut menegaskan keberadaan BAZNAS harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui aksi nyata yang solutif, mulai dari penanganan bencana, bantuan warga miskin, pengobatan, hingga biaya sekolah.

"Ketika ada mustahik yang terjerat pinjol BAZNAS hadir, ketika ada musibah BAZNAS hadir, ketika ada yang perlu ke rumah sakit BAZNAS hadir, ketika ada yang perlu untuk biaya sekolah BAZNAS hadir, sehingga menjadi lembaga yang dipercaya," jelas Sodik Mudjahid.

Menurutnya, aksi nyata yang solutif tersebut merupakan bagian dari penerapan 5D arah BAZNAS di hati umat, yakni BAZNAS yang Diingat, Dipercaya, Dijangkau, Dicintai, dan Dibanggakan, guna memperkuat eksistensi serta efektivitas pengumpulan lembaga zakat.

Sikap solutif ini, dikatakan Sodik, selaras dengan hasil riset internal mengenai dua faktor utama kepercayaan muzaki, yaitu kinerja berkualitas dan keberadaan lembaga yang dirasakan manfaatnya. Pendekatan ini diharapkan mampu mengoptimalkan pencapaian target pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) nasional. 

"Jadi makin bagus kerja kita, makin keras kerja kita, makin cerdas kerja kita, makin berkualitas kerja kita, makin transparan kerja kita, itu akan menjadi pilihan ke mana seseorang muzaki untuk mengamanahkan zakat, infak, sedekahnya. Ini adalah data empirik pilihan kenapa orang mau mengamanahkan dananya," ujarnya.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A. yang turut memberikan sambutan melaporkan bahwa pra-Rakornas ini diselenggarakan untuk menyepakati target penghimpunan nasional sebagai pijakan konsolidasi menuju Rakornas mendatang.

"Sebagaimana sudah ditetapkan di dalam Renstra kita bahwa target 2027 secara nasional target kita adalah Rp53,85 triliun," tutur Saidah.

Guna mencapai target besar tersebut, BAZNAS terus mendengarkan aspirasi serta kondisi dari daerah untuk memperkaya perspektif penyusunan strategi mobilisasi secara nasional.

"Masukan-masukan dari pimpinan-pimpinan BAZNAS daerah akan memperkaya perspektif kita di dalam mengembangkan strategi mobilisasi dan penghimpunan secara nasional," katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., serta seluruh pimpinan BAZNAS daerah tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ