Tingkatkan Profesionalisme, BAZNAS RI Berikan Pelatihan dan Sertifikasi bagi Amil. (Dok. BAZNAS RI)
Tingkatkan Profesionalisme, BAZNAS RI Berikan Pelatihan dan Sertifikasi bagi Amil
10/09/2026 | Humas BAZNAS RIBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) dan sertifikasi kualifikasi III bidang pengelolaan zakat untuk amil BAZNAS guna membangun amil yang kompeten, profesional, dan siap menjalankan amanah pengelolaan zakat.
Pelatihan tersebut diselenggarakan BAZNAS melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS RI. Adapun fokus pelatihan amil tersebut pada tiga bidang utama, yakni pengumpulan, penyaluran, dan pengelolaan keuangan.
Pelatihan dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., bersama Wakil Ketua BAZNAS RI sekaligus Kepala BAZNAS Institute, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si, serta diikuti seluruh amil BAZNAS yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Dalam arahannya, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) amilin untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia.
Sodik menilai profesi amil memiliki prospek penting seiring besarnya potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia. Karena itu, diperlukan amil yang kompeten agar dana umat yang telah dihimpun dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para mustahik.
"Amil yang kompeten itu penting agar dana yang telah kita kumpulkan itu dikelola dengan sangat amat baik sehingga bisa nanti terdistribusi dan terberdayakan kepada para mustahik dengan sangat amat produktif, bisa sangat amat produktif," ujar Sodik.
Untuk itu, Sodik meminta para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme sebagai amilin.
"Jadilah pejuang-pejuang zakat yang memiliki komitmen, punya integritas, serta punya wawasan dan skill yang kuat," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si. mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS untuk meningkatkan kompetensi para amil.
"Legalitas BAZNAS sangat kuat. Karena sudah kuat, lembaga ini harus diisi oleh sumber daya manusia yang hebat," ujar Zainut.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas SDM diperlukan agar BAZNAS tidak hanya mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat, tetapi juga terus berkembang dan semakin dekat dengan masyarakat.
Melalui pelatihan tersebut, Zainut berharap para amil mampu melahirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan zakat.
"Dengan pelatihan ini diharapkan mampu menjadikan amil yang tangguh, memiliki kemampuan dalam mobilisasi dan pengumpulan dana, serta efektif dalam penyaluran (distribusi) melalui kegiatan yang menyentuh masyarakat dan tepat sasaran, serta mampu pengelolaan keuangan dengan baik," ucap Zainut.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us