Pastikan Stok Pangan Aman, Petani Binaan BAZNAS Intensifkan Monitoring Lahan di Pesawaran
18/02/2026 | DaerahBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan melalui pendampingan intensif bagi petani binaan. Pada Selasa (17/02/2026), tim pendamping melakukan monitoring berkala di Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi pertanaman tetap optimal menjelang masa panen yang sudah di depan mata.
Bersama dengan salah seorang petani binaan BAZNAS, Handoyo, pendamping memantau perkembangan padi varietas Inpari 32. Melalui kegiatan tersebut, diketahui tanaman padi telah memasuki usia 80 hari atau mendekati masa panen. Dengan kondisi demikian, kewaspadaan terus ditingkatkan guna meminimalkan risiko gangguan yang dapat menurunkan kualitas serta kuantitas hasil produksi.
Handoyo mengaku sempat menghadapi kendala serangan hama walang sangit yang mengancam bulir padi. Namun, berkat arahan pendamping BAZNAS, pengendalian dilakukan secara cepat melalui metode penyemprotan. Hasilnya, populasi hama walang sangit dilaporkan mulai berkurang secara signifikan, sehingga proses pengisian bulir padi dapat berjalan dengan lebih aman.
Selain memantau lahan Bapak Handoyo, monitoring juga dilakukan di lahan Bapak Al Wasino. Saat ditemui, ia sedang melakukan pembersihan gulma di area pematang sawah menggunakan herbisida sistemik Mun Up (Mun Up 503 SL). Penggunaan herbisida berbahan aktif isopropilamina glifosat ini dipilih karena efektivitasnya dalam membasmi gulma berdaun sempit, lebar, hingga teki-tekian sampai ke akarnya.
Pembersihan pematang sawah ini bukan sekadar urusan estetika, melainkan strategi preventif yang krusial. Gulma yang rimbun di pembatas sawah sering kali menjadi sarang favorit bagi hama walang sangit untuk bertelur. Mengingat padi saat ini sedang dalam fase pengisian bulir atau fase yang paling rentan terhadap serangan hama penghisap, kebersihan area sekitar lahan menjadi kunci utama keberhasilan panen.
Melalui pendampingan yang konsisten ini, BAZNAS berharap para petani binaan di Desa Kutoarjo dapat memanen hasil maksimal dari varietas Inpari 32 mereka. Program Lumbung Pangan ini diharapkan juga dapat menjadi wadah edukasi teknis yang membuat petani lebih mandiri dan tangguh dalam menghadapi tantangan di lapangan.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us